Papua menyimpan sejuta keindahan yang menakjubkan, bukan cuma soal alam yang eksotis atau keberagaman sukunya, melainkan rumah adat Papua juga memiliki cerita uniknya sendiri.
Setiap suku di Papua memiliki bentuk dan nama rumah adat yang berbeda, masing-masing disesuaikan dengan kondisi geografis, iklim, serta tradisi yang mereka anut. Mulai dari rumah Honai yang berbentuk seperti jamur, hingga Kariwari yang menjulang tinggi.
Mau tau daftar nama rumah adat Bali lengkap dengan ciri khasnya? Anda bisa mengetahuinya dalam pembahasan artikel kami sebelumnya.
Macam-macam Rumah Adat Papua yang Wajib Anda Ketahui
Dalam artikel ini kami akan menyampaikan kepada Anda sejumlah nama rumah adat khas Papua yang wajib Anda ketahui. Penasaran apa saja rumah adat yang ada di sana? Berikut penjelasan selengkapnya.
1. Honai

Rumah ini memiliki bentuk seperti jamur yang terbuat dari susunan kayu-kayu kuat melingkar. Rumah adat Papua honai digunakan oleh suku dani di daerah Papua pegunungan dan dikhususkan untuk laki-laki.
2. Mod Aki Aksa

Mod aki aksa juga dikenal sebagai rumah kaki seribu, merupakan rumah adat suku Arfak. Banguan ini memiliki tiang pondasi yang banyak sehingga mirip seperti hewan kaki seribu.
3. Rumah Pohon

Berbeda dengan suku lainnya, suku Korowai memilih membuat rumah di atas pohon. Biasanya rumah dibangun di atas ketinggian 15-50 meter, tujuannya untuk menghindari hewan buas dan gangguan roh jahat.
4. Rumsram
Rumah ini berlokasi di wilayah pantai utara Papua milik suku Biak Numfor. Rumah ini pada dasarnya bukan tempat tinggal, tapi tempat belajar khusus laki-laki.
5. Wamai
Ini merupakan rumah berbentuk lingkaran yang digunakan oleh suku Dani. Namun rumah ini tidak dibuat untuk digunakan oleh manusia, melainkan untuk hewan ternak seperti kambing, babi, atau ayam.
6. Hunila
Bangunan ini memiliki bentuk lebih panjang dibanding rumah adat lainnya. Biasanya, rumah ini digunakan untuk menyimpan peralatan masak dan bahan makanan oleh suku Dani.
7. Ebei
Berbeda dengan rumah honai, rumah ebei dibuat khusus untuk wanita suku Dani. Anak laki-laki kecil juga boleh tinggal di sini, namun jika mereka sudah beranjak dewasa mereka harus pindah ke rumah honai.
8. Jew
Rumah ini digunakan oleh suku asmat yang dikenal memiliki banyak anggota suku. Tidak heran jika rumah ini memiliki ukuran panjang 15 meter dan lebar hingga 10 meter.
9. Kariwari
Terakhir ada rumah kariwari yang dihuni oleh suku Tobati-Enggros. Rumah ini berbentuk atap segi delapan, bertingkat tiga, dan dipercaya bisa menjaga rumah dari cuaca dingin serta angin kencang.
Tingkatkan Keamanan Rumah Impian Anda dengan Smart Door Lock Fortress
Meski rumah adat Papua di atas dibangun dengan filosofi yang kuat, namun konsep keamanan rumah mereka tetap relevan untuk rumah modern. Karena bagaimanapun, rumah yang nyaman untuk penghuni adalah rumah yang aman dari risiko maling.
Nah, untuk Anda yang ingin menghadirkan rasa aman maksimal tanpa mengurangi keindahan desain rumah, Anda bisa menggunakan smart door lock Fortress sebagai handle pintu pilihan. Smart lock ini sudah dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan canggih yang dapat melindungi hunian Anda.
Mulai dari face recognition, PIN, sidik jari, hingga aplikasi mobile semua tersedia pada smart door lock Fortress. Fitur-fitur tersebut dapat membantu Anda meningkatkan keamanan rumah karena hanya orang yang diberi akses yang diizinkan memasuki rumah Anda.
Tertarik menggunakan smart door lock Fortress untuk meningkatkan keamanan hunian Anda? Silahkan hubungi nomor WhatsApp di bawah ini untuk mendapat informasi seputar katalog, harga, dan motif yang tersedia.




