Bali tidak cuma dikenal lewat primadona alam ataupun villa mewah pinggir pantainya saja. Melainkan terdapat juga rumah adat Bali yang menjadi salah satu warisan budaya di sana.
Rumah adat Bali bukan hanya mencerminkan soal arsitektur kuno saja, melainkan juga mencerminkan filosofi hidup masyarakat Bali yang penuh harmoni, keindahan, dan keseimbangan antara manusia, alam, serta Tuhan.
Kumpulan Nama Rumah Adat di Bali Beserta Ciri Khasnya
Dalam artikel ini kami akan sajikan sejumlah daftar nama rumah adat di Bali beserta ciri khasnya. Bagi yang penasaran, silahkan simak ulasan artikel ini sampai tuntas.
1. Angkul-angkul
Bangunan yang digunakan sebagai gapura di rumah adat Bali. Ciri khasnya adalah model atap diukir dengan ukiran tradisional khas Bali.
2. Bale Dauh
Digunakan sebagai ruang tamu atau kamar tidur laki-laki. Ciri khasnya adalah biasanya dibangun di sisi barat rumah, lantainya juga harus lebih rendah dari Bale Manten.
3. Bale Manten
Ruangan ini dikhususkan untuk kepala keluarga dan anak perempuan. Banguannya memiliki ciri khkas berbentuk persegi panjang dan dibangun di sebelah timur.
4. Aling-aling
Bangunan ini berfungsi sebagai pembatas antara pekarangan luar dan angkul-angkul. Selain itu, bangunan ini juga biasa digunakan untuk membatasi angkul-angkul dan tempat ibadah.
5. Bale Gede
Banguann ini digunakan untuk berbagai acara besar seperti upacara adat, membakar sesaji, atau berkumpul memakan hidangan khas Bali. Ciri khas bangunan ini adalah berbentuk persegi panjang dan menggunakan 12 tiang.
6. Bale Sekapat
Bangunan ini digunakan sebagai ruang keluarga, tempat antar anggota keluarga bercengkrama dan bersantai ria. Ciri khasnya yaitu memiliki 4 tiang penyangga atap.
7. Pura Keluarga
Pura Keluarga adalah bagian dari rumah adat khas Bali yang berfungsi sebagai tempat ibadah. Ciri khasnya adalah terletak di area timur laut rumah dan menurut hukum adat, warga Bali wajib memilikinya.
8. Klumpu
Klumpu digunakan untuk menyimpan gabah setelah dijemur. Ciri khasnya yaitu ukurannya sedang dan terbuat dari kayu serta atapnya terbuat dari jerami kering.
9. Lumbung
Berbeda dengan klumpu, lumbung digunakan untuk menyimpan bahan pokok siap masak seperti beras, jagung, dan lain-lain. Ciri khasnya berukuran lebih kecil dari bale dan terpisah dari bangunan utama.
10. Pawaregan
Pawaregan atau dapur digunakan sebagai tempat memasak dan menyimpan peralatan masak. Ciri khasnya yaitu berukuran tidak lebih kecil dibanding bale lainnya.
Mau Rumah Adat Makin Canggih? Pakai Smart Door Lock Fortress
Ingin menghadirkan sentuhan modern tanpa menghilangkan nuansa tradisional rumah adat Bali Anda? Sekarang saatnya beralih dari handle pintu biasa menjadi smart door lock Fortress yang menawarkan berbagai keunggulan.
Dengan smart door lock Fortress, rumah tradisional Anda akan lebih sulit dibobol maling karena memiliki sistem penguncian digital yang canggih. Seperti sidik jari, PIN, kartu, hingga sistem face recognition yang membuat maling kesulitan membobolnya.
Selain menghadirkan teknologi penguncian pintu yang aman dari maling, smart door lock Fortress juga hadir dengan berbagai model handle pintu minimalis yang elegan berwarna hitam. Model-modelnya pun sangat cocok disandingkan dengan pintu rumah adat Bali yang penuh ukiran klasik.
Ingin memiliki smart door lock Fortress untuk pintu rumah adat Bali Anda? Yuk segera hubungi nomor WhatsApp di bawah ini untuk mendapat informasi seputar katalog, harga, dan model smart door lock selengkapnya.




